Widya Murad dan Beatrix Orno Pulang Kampung Ke Olilit


Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku - Widya Pratiwi Murad : “Kembali ke sini, kembali ke kampung halaman saya. Ini bukan hal kebetulan, ini yang kedua kali kami kembali ke hampung halam saya, di Desa Olilit.”

Saumlaki, Kegiatan Kunjungan Kerja Menteri Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Yohana Yembise di Kabupaten Kepulauan Tanimbar beberapa waktu lalu, juga didampingi oleh istri Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad dan Beatrix Orno.

Sesaat setelah tiba di Kabupaten berjuluk duan-lolat tersebut, Widya Murad dan Beatrix Orno langsung menuju Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tepatnya di Rumah Adat Marga Lartutul dan didampingi oleh Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon dan Ibu Joice Pentury/Fatlolon beserta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Alhamdulilah, siang ini saya bersama Pak Bupati bisa bersilaturahmi dan bertatap muka dengan warga yang ada di Desa Olilit. Perlu bapak/ibu ketahui, saya ini sebenarnya punya nama adat, nama saya waktu itu, mama Amasenan.” Kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad di Desa Olilit, Selasa (27/8/2019).

Kunjungan ini merupakan kunjunganya yang kedua kali, karena pada kunjungan pertamanya ke Desa Olilit saat itu masih berada pada status Calon Gubernur Maluku, yang kemudian telah dinobatkan oleh tua-tua adat menjadi anak adat desa Olilit dengan nama Amasena dan Murady Ismail memakai nama adat Tanimbar, Amasaman. Sedangkan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno diberi nama Susanaman dan Beatrix Orno nama adat Tanimbar Susanenan.

“Kembali ke sini, kembali ke kampung halaman saya. Ini bukan hal kebetulan, ini yang kedua kali kami kembali ke hampung halam saya, di Desa Olilit.” Ujarnya

Wanita yang pernah menekuni dunia model tersebut, merasa bahagia dan bersyukur karena diberikan kesempatan bisa kembali bersalaturahmi dengan masyarakat olilit. Prosesi penyambutan diawali dengan upacara adat, dilanjutkan dengan pengalungan kain tenun Tanimbar.

“Luar biasa penerimaannya.” Ujar Widya Pratiwi Murad.

Widya juga menambahkan, kunjungan kerjanya kali ini ke Tanimbar dalam kapasitas sebagai Duta Parenting (Perangi Stunting), yang merupakan program pemerintah melawan penyakit menyebabkan pertumbuhan seseorang (anak) tidak sesuai dengan usianya.

“Orang tua dulu bilangnya kerdil atau pendek. Tapi saya yakin di desa Olilit maupun Tanimbar tidak ada stunting.” Kata Widya

Dengan mengusung tema pendidikan dan kesehatan anak, Wiyda Murad yang dalam kapsitasnya sebagai Duta Parenting memiliki kewajiban untuk melihat dan memantau langsung proses kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pendidikan dan kesehatan yang berada di Tanimbar.

Untuk itu, pada kesempatan kunjungan ke desa Olilit, Widya Murad langsung melakukan kunjungan yang didampingi oleh Bupati KKT bersama isteri untuk melihat kegiatan Posyandu dan Senam Lansia di Desa Olilit.


Share post ini: