Si Jago Merah Mengamuk di Kampung Babar


Si jago merah menghantam beberapa toko, rumah penduduk dan rumah kost di Kompleks Kampung Babar, Jl. Mathilda Batlayeri Kelurahan Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Minggu (18/8/2019) siang sekitar pukul 11.50 WIT.

Saumlaki, Si jago merah menghantam beberapa toko, rumah penduduk dan rumah kost di Kompleks Kampung Babar, Jl. Mathilda Batlayeri Kelurahan Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Minggu (18/8/2019) siang sekitar pukul 11.50 WIT.

Sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek pada rumah kosong yang tinggalkan warga ke kampung halaman beberapa waktu lalu, tepatnya saat liburan lebaran 2019 dan belum sempat kembali ke kota Saumlaki sampai dengan saat ini.

Selang beberapa menit tepatnya pukul 12.10 WIT, mobil pemadam kebakaran milik pemerintah daerah digerakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, untuk melakukan proses pemadan. Dibantu dengan 1 unit mobil suplay air dan beberapa kendaraan lain seperti mobil tangki milik TNI Angkatan Laut, serta beberapa kendaraan tangki milik pengusaha proses pemadan terus dilakukan.

Di sisi lain, terlihat warga sekitar saling mambantu melakukan pemadam pada salah satu rumah warga yang tidak sempat dijangkau oleh kendaraan pemadam, alhasil rumah milik dr. Lusy Felendity (Direktur RSUD dr. PP Magrety) berhasil diamankan dari amukan si jago merah dan semua barang dalam rumah berhasil diselamatkan.

Sekitar pukul 13.35 WIT api sudah dapat dikuasai dan kondisi sudah semakin kondusif. Terlihat Kapolres Maluku Tenggara Barat bersama beberapa anggota turun langsung meninjau lokasi kebakaran.

Beberapa saat setelah kondisi sudah mulai aman Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon dan beberapa pimpinan unit kerja terlihat melakukan pemantuan langsung ke lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pengamatan kebakaran tersebut menghanguskan 3 unit toko, 1 rumah warga dan deratan rumah kost yang diduga sebagai sumber terjadi kebakaran. Kerugian yang dialami belum dapat dipastikan, namun ditaksir kerugian material sekitar ratusan juta rupiah.

Sementara itu Bupati KKT, Petus Fatlolon ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan, sangat prihatin dengan kondisi kebakaran kemarin yang mengakibatkan ada 3 toko yang sekaligus di jadikan untuk tempat tinggal terbakar dan satu rumah, ibu lusy, yang sebagian rumahnya kena dampak kebakaran.

“Tentu sangat memprihatinkan kita.” Ujar Fatlolon.

Lanjut Fatlolon, kawasan sekitar situ adalah kawasan padat penduduk, rumahnya cukup padat dan tidak ada ruang batas antara satu rumah dengan rumah yang lain. Karena itu Fatlolon menghimbau untuk masyarakat terutama di kawasan pemukiman yang padat agar dapat memperhatikan terutama jaringan instalasi listrik. Memastikan sambungan rumah (SR) yang teratur melalui kontrol petugas PLN Saumlaki.

“Supaya jangan ada arus pendek di situ, jangan sampai menimbulkan kebakaran.” Tegasnya.

Salah seorang korban kebaran ketika dimintai keterangan terkait langkah cepat pemda dalam menginventaris korban kebakaran di lokasi Kampung Babar, Emy Go mengatakan, “Saya melihat ada kepedulian dari bapak Bupati.”

Lanjuntya, “Saya merasa senang, saat kejadian ini terjadi beliau langsung mengunjungi kami.” Pungkasnya

 


Share post ini: