Pemkab Kepulauan Tanimbar Gelar Syukuran Natal dan Tahun Baru


Sementara itu Bupati Petrus Fatlolon ketika menyampaikan sambutan menegaskan bahwa tahun 2020 merupakan tahun rahmat Tuhan bagi kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan puncak perayaan Natal dan syukur Tahun Baru kali ini merupakan sebuah momen yang penting karena ternyata sudah memasuki hari ke 940, dari total 1825 hari masa kerja satu periode pasca pelantikan dirinya bersama Wakil Bupati Agustinus Utuwaly, S.Sos pada 22 Mei 2017 silam.

Saumlaki, Memasuki masa kerja tahun 2020 jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar acara Natal dan syukuran Tahun Baru yang dipusatkan di gedung Kesenian Saumlaki Senin 20 Januari 2020.

Acara syukuran yang dipimpin Wakil Uskup Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar - Maluku Barat Daya RD Simon Petrus Matruty dan pembawa doa syafaat Ketua MPK GPM Tanimbar Selatan Pdt. Lenny Rangkoratat,  dihadiri juga oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, instansi vertikal, BUMN, BUMD, para pimpinan organisasi, LSM dan Kepala Sekolah sekota Saumlaki, serta Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemkab. Kepulauan Tanimbar.

Dalam refleksinya, RD Simon Matruty mengajak seluruh ASN agar menghindari perbuatan tercela yang bertentangan dengan hukum seperti praktek Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN).  ASN harus menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat.

Sementara itu Bupati Petrus Fatlolon ketika menyampaikan sambutan menegaskan bahwa tahun 2020 merupakan tahun rahmat Tuhan bagi kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan puncak perayaan Natal dan syukur Tahun Baru kali ini merupakan sebuah momen yang penting karena ternyata sudah memasuki hari ke 940, dari total 1825 hari masa kerja satu periode pasca pelantikan dirinya bersama Wakil Bupati Agustinus Utuwaly, S.Sos pada 22 Mei 2017 silam.

“Sekiranya hari – hari pengabdian itu saya harus tulis dalam sebuah buku dengan jumlah halaman sebanyak 1825, maka saat ini saya telah menulis dan membaca separuh dari buku yang saya sebut Tanimbar Negeriku. Dari catatan 940 lembar/hari kerja tersebut, ada beberapa lembar yang inspiratif, ada yang bersifat korektiv, ada juga yang mengandung fitnah dan juga ada beberapa lembar yang sungguh menunjukkan karakter jujur mengabdi dengan tulus iklas tanpa pamrih. Menghadapi situasi demikian dirinya tidak akan mundur namun tetap berkomitmen untuk bekerja dan melayani bersama rakyat membangun kabupaten ini menjadi lebih baik lagi, karena disadari bahwa jabatan ini berasal dari Tuhan dan dengan segala kekurangan dan kelebihan itulah Tuhan memakainya untuk pekerjaan itu”, tandasnya.

Olehnya itu Bupati mengharapkan agar di tahun 2020 ini perlu  dibangun kembali koordinasi, sinergitas dan kolaborasi yang lebih baik lagi untuk kepentingan pembangunan di negeri ini. Pelaksanaan pembangunan pelayanan kemasyarakatan di tahun 2020 ini harus berjalan di rel yang benar.

Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan terima kasih yang setingginya kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) atas partisipasi dan kerjasamanya bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus membangun daerah ini di segala aspek. “Kita memang ditakdirkan memiliki talenta yang berbeda-beda tetapi demikian itulah Tuhan menciptakan kita untuk saling melengkapi”, tambah Bupati

Meskipun sudah lewat namun diakhir sambutannya Bupati menyampaikan “Selamat Natal 25 Desember 2019 dan selamat Tahun Baru 2020”, semoga sukacita natal tetap menjadi milik kita semua dan Tahun Baru membawa sebua semangat yang baru untuk membaharui diri kita guna terus mengabdi dan melayani di negeri yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Jauhkan pikiran-pikiran negativ, berpikirlah untuk ke depan bersama semua pihak untuk melangkah maju mewujudkan Tanimbar yang Cerdas, Sehat Mandiri dan Berwibawa.

Usai acara syukuran, dilanjutkan dengan Launching nama Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada dokumen kependudukan dan  Penandatanganan Pakta Integritas antara Bupati dengan seluruh Pimpinan SKPD. Terkait dengan penandatangan pakta integritas ini menurut Bupati merupakan wujud dari komitmen bersama dan bukan untuk memproteksi Bupati, Wakil bupati atau Sekretaris Daerah, melainkan untuk memastikan janji/sumpah ketika dilantik menjadi penjabat benar-benar bisa diimplementasikan. Beberapa hal penting dari pakta integritas tersebut adalah terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Januari hingga Desember, karena itu program perencanaan kegiatan SKPD harus direncanakan dengan baik. Kemudian menjauhkan tindakan-tindakan yang melanggar ketentuan antara lain tidak korupsi kolusi dan nepotisme termasuk tidak menerima suap dalam bentuk apapun yang berhubungan dengan tugas jabatan. Selain itu juga bagi SKPD Pengelola PAD dan DAK diberikan target capaian di tahun 2020 yang sebelumnya telah disepakati bersama terkait target capaian setiap SKPD. (Humas Setda Kab. Kepulauan Tanimbar)


Share post ini: