Pemda Reaksi Cepat Identifikasi Penerima Bantuan Pasca Kebakaran


Bupati Kepulauan Tanimbar - Petrus Fatlolon : “Tentunya bantuan seperti apa, nanti kami tunggu laporan resmi dulu dari Kadis Satpol PP dan kemudian perlu ada kajian dari SKPD terkait, barulah diputuskan bantuannya seperti apa.”

Saumlaki, Pemerintah daerah melakukan tindak reaksi cepat untuk melakukan identifikasi pasca terjadinya kebakaran di Kompleks Kampung Babar RT. 02/RW. 04 Kelurahan Saumlaki Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku. Hal tersebut dimaksudkan untuk secepat mungkin mendapatkan data riil sesuai kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kemarin ketika saya datang di lokasi, saya sudah mengarahkan Kadis Satpol  PP yang membawahi unit pelayanan pemadam kebakaran untuk menginventarisir dan mendokumentasikan kondisi kemarin, kemudian dilaporkan ke Pemerintah Daerah untuk kita memberikan bantuan.” Kata Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon di Saumlaki, Senin (19/8/2019).

Menyingung terkait bantuan seperti apa yang akan disalurkan kepada para korban kebakaran yang terjadi Minggu, 18/8/2019 tersebut, Fatlolon mengatakan, belum dapat memastikan karena masih menunggu data dinas teknis dan diharapkan dapa tersebut dapat disalurkan berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku sesuai dengan data yang disajikan secara baik dan benar kepada pemerintah daerah.

“Tentu sesuai dengan ketentuan, ada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di sana ada pos anggaran untuk bantuan yang dapat diusulkan untuk membantu mereka yang mengalami musibah kebakaran seperti ini.” Kata Fatlolon.

Tata cara dan jenis bantuan apa saja yang akan diberikan kepada para korban, tentunya sangat membutuhkan data riil di lapangan, kemudian akan diolah unit kerja teknis untuk menentukan besar dan jenis bantuan yang akan disalurkan kepada para korban kebakaran.

“Tentunya bantuan seperti apa, nanti kami tunggu laporan resmi dulu dari Kadis Satpol PP dan kemudian perlu ada kajian dari SKPD terkait, barulah diputuskan bantuannya seperti apa.” Tegas Fatlolon.

Bupati berharap para korban harus tetap tegar karena musibah itu tidak pernah diduga-duga dan ke depan harus lebih waspadah.

“Kita harapkan sebelum mereka bepergian, mereka harus memeriksa colokan-colokan listrik yang masih terhubung dan memastika semua barang elektronik di dalam rumah itu dalam kondisi off.” Ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran tersebut menghanguskan 3 toko, 1 rumah warga (terbakar sebagian) dan beberapa rumah kost yang rata-rata konstruksinya semi permanen dan terkesan kurang terawat secara fisik konstruksi.

Beberapa fasilitas penting yang berada berdekatan dengan lokasi kejadian diantaranya, Masjid An-Nur, Bank BRI Unit Lelemuku Saumlaki, Mandala Finance serta bengkel motor milik keluarga Afaratu.

Sementara itu, salah satu korban kebakaran yang dihubungi secara terpisah sehari setelah kejadian tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah atas langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani masalah kebakaran kemarin.

“Saya melihat ada kepedulian dari bapak Bupati kepada kami kemarin, saya merasa senang, saat kejadian ini terjadi beliau langsung mengunjungi kami meski kami tidak sempat ketemu langsung dan berbicara langsung dengan beliau.” Kata Pemilik Toko Sahabat Emy Go yang telah berusaha kurang lebih 13 tahun di Kampung Babar.

Saat dikonfirmasi, ibu tersebut masih dalam kondisi trauma dan shok karena kejadian yang menimpa dirinya.

 


Share post ini: